Jenis Kerusakan Aspal di Kota Bogor

kategori – tipe kehancuran di aspal jalur yang kerap berlangsung, adalah

1. Retak Kulit Buaya

2. Retak Sambungan jalur (Lane Joint Cracks)

3. Retak lirih / Rambut

4. Retak Sambungan pundak (Edge Joint Cracks)

5. Retak Refleksi Sambungan (Joint Reflection Cracking)

6. Retak Susut

7. Retak Slip

8. Retak Sambungan Pelebaran (Widening Cracks)

9.  Retak pinggir (Edge Cracks)

10. Bleeding

11. Block Cracking

12. Ketidakrataan serta Tersungkur (Corrugation and Shoving)

13. Melendut (Depression)

14. penyusutan Lajur/Bahu (Lane/shoulder drop-off)

15. Retak Memanjang (Longitudinal Cracking)

16. sumpalan (Patching)

17. Aggregat Melicin (Polished Aggregate)

18. Berlubang (Potholes)

19. Tergerus (Raveling)

20. Beralur (Rutting)

21. Retak Menggeser (Slipage Cracking)

22. Stripping

23. Retak Termal Melintang (Transverse Thermal Cracking)

24. Water Bleeding / Pumping

mutu aspal jalur yang tidak baik mampu dijaga dengan Quality Control yang bagus serta peran serta pengawasan rakyat diawali ketika karier aspal diawali serupa pada ketika penentuan material, pencampuran hotmix, teknik pemadatan aspal yang tepat, serta semacamnya. jikalau mengamati mutu aspal pilihlan jasa pengaspalan bogor yang bisa diandalkan agar bisa memilih yang dirasa kurang bagus biar cepat mengambil ilustrasi buat dites di makmal, biar mutu aspal mampu terpelihara dengan bagus

Retak Kulit Buaya (Fatigue Alligator Cracking)

Retak Kulit Buaya (alligator cracks) ataupun sebutan yang ada yakni chickenwire cracks, alligator cracks, polygonal cracks, serta crazing, adalah keburukan jalur berbentuk retak yang mempunyai retakan agak lapang. lapang retakan retak ≥ 3 milimeter serta bersama berangkali membuat serangkaian kotak-kotak kecil yang menyamai kulit buaya ataupun kawat guna kandang ayam. lazimnya kawasan dimana terjalin retak kulit buaya tidak besar. jikalau kawasan dimana terjalin retak kulit buaya besar. kelihatannya terjalin imbas materi perkerasan jalur yang kurang bagus, tanah dasar susunan di dasar dasaran kurang normal yang boleh jadi terjalin imbas tidak dibuatnya survei pada hal tanah saat sebelum dibuatnya perkerasan jalur. jua difaktorkan oleh repetisi berat kemudian rute yang melebihi berat yang bisa dipikul oleh susunan dasaran yang telah di rencanakan kontraktor pengaspalan jalan itu.

Retak kulit buaya yaitu serangkaian retak yang silih bersambung, yang difaktorkan hancur kecapekan pada dataran hot mix efek terus rute berulang. Pada perkerasan pipih retak diawali dari dasar, dimana tensile stress rada besar terus menyebar kepermukaan dalam wujud satu maupun lebih retak memanjang. Ini adalah retak yang biasa maupun “klasik”atau diucap “bottom –up”. Pada perkerasan yang rada tebal retak rata-rata diawali dari karena pada posisi tensile tress yang mahal yang dibentuk dari interaksi ban serta asphalt binder aging (to-down cracking). sesudah berat berulang retak memanjang bakal silih tersambung menjadikan bersudut banyak serta tercipta serupa kulit buaya.