Cari Tahu Ketentuan Pajak Penghasilan Terbaru dalam UU HPP Yuk!

Ketentuan perpajakan berlaku bagi semua pihak yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif untuk dikukuhkan menjadi wajib pajak. Bagi kamu yang berstatus masih lajang pun dikenakan pajak seperti pajak penghasilan (PPh). Di dalam ketentuan PPh ada istilah PTKP belum menikah atau lajang, apa itu?

Pajak penghasilan termasuk pajak pusat dengan ketentuan yang kompleks. Untuk memenuhi kewajiban membayar pajak jenis ini, kamu diwajibkan untuk memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Setelah adanya Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan (UU HPP) yang baru, ada perbedaan aturan yang harus kamu ketahui. Perlu diketahui bahwa UU HPP disahkan untuk menggantikan UU Nomor 36 Tahun 2008 (UU PPh lama).

Ketentuan PTKP dalam UU HPP

Dalam UU Harmonisasi Perpajakan yang belum lama ini disahkan, ketentuan PTKP belum menikah maupun yang sudah menikah tidaklah berbeda. Besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak atau PTKP untuk Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) ditetapkan sebesar Rp54 juta per tahun atau sekitar Rp4,5 juta per bulan.

Tambahan PTKP untuk wajib pajak kawin sebesar Rp4,5 juta. Untuk WPOP yang memiliki tanggungan ada tambahan sebesar Rp4,5 juta per orang maksimal 3 orang tanggungan. Tanggungan di sini bukan hanya tanggungan anak, tetapi juga semua orang yang hidupnya bergantung pada WPOP terkait.

Ketentuan Bracket Pajak Penghasilan

Bracket di sini adalah lapisan Penghasilan Kena Pajak (PKP). Untuk bracket di UU HPP terdapat perbedaan dalam pembagiannya. Untuk rentang penghasilan terbaru, tarif yang dikenakan pun berbeda.

Bracket UU PPh lama:

  1. Rentang penghasilan Rp0-Rp50 juta dikenakan tarif 5%
  2. >Rp50-250 juta dikenakan tarif 15%
  3. >Rp250-500 juta dikenakan tarif 25%
  4. >Rp500 juta dikenakan tarif 30%

Bracket UU HPP:

  1. Rp0-60 juta dikenakan tarif 5%
  2. >Rp60-250 juta dikenakan tarif 15%
  3. >Rp250-500 juta dikenakan tarif 25%
  4. >Rp500 juta – 5 miliar dikenakan tarif 30%
  5. >Rp5 miliar dikenakan tarif 35%

Contoh Perhitungan Pajak Akibat Perbedaan Rentang Penghasilan

Misalkan Mr. X belum menikah dengan penghasilan Rp110 juta per tahun (belum dikenakan pajak). Maka perhitungan pajaknya adalah:

Dasar pengenaan PPh = Penghasilan – PTKP belum menikah

= Rp110 juta – Rp54 juta

= Rp56 juta

Jika mengikuti UU PPh lama maka tarif pajak dihitung dengan:

  • 5% x Rp50 juta = Rp2,5 juta
  • 15% x Rp6 juta = Rp900 ribu

Maka total pajak sebesar Rp3,4 juta.

Jika mengikuti UU HPP terbaru:

  • 5% x Rp56 juta = Rp2,8 juta (besar pajak terutang lebih rendah)